Berita & Informasi

Prof. Abdul Aziz Pimpin Riset Budidaya Cabai Berbasis Pesantren, Target Panen Perdana Juni 2026

Duplikat-of-Desember-2025-Februari-2026-49-1-1536x864 (1).jpg
CIREBON
— Riset budidaya tanaman cabai berbasis pemberdayaan pesantren yang dipimpin Guru Besar Ekonomi Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Abdul Aziz, S.M., S.Ag., M.Ag., terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Memasuki tahap monitoring yang berlangsung sejak 1 April hingga 23 Mei 2026, penelitian kini difokuskan pada perawatan intensif tanaman dengan target panen perdana pada pertengahan Juni 2026. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Kanzul Ulum, Jalan Perjuangan Nomor 077 RT 01 RW 10 Karya Bakti, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Prof. Abdul Aziz menjelaskan bahwa penelitian ini tidak hanya berorientasi pada keberhasilan panen pertama, tetapi juga mengembangkan sistem budidaya yang produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, setiap tanaman cabai ditargetkan mampu menghasilkan panen hingga tiga kali melalui proses perawatan yang dilakukan secara konsisten. "Target pertengahan Juni sudah bisa dipanen. Namun, tujuan kami bukan hanya sekali panen. Satu batang cabai diharapkan dapat dipanen hingga tiga kali sehingga pemeliharaan harus dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya saat melakukan monitoring lapangan, Jumat (23/5/2026).

Lebih dari sekadar menghasilkan komoditas pertanian, penelitian ini dirancang sebagai model pengembangan pertanian modern berbasis pesantren yang mengintegrasikan kegiatan akademik, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Para santri terlibat secara langsung dalam proses pemeliharaan tanaman di bawah pendampingan tim peneliti. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang diharapkan mampu menumbuhkan keterampilan, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan di kalangan santri melalui praktik pertanian yang aplikatif.

WhatsApp-Image-2026-05-23-at-08.27.56-420x236.jpeg

Kolaborasi penelitian ini semakin kuat dengan keterlibatan Pondok Pesantren Kanzul Ulum yang dipimpin oleh Dr. Kyai Tosuerdi, M.Pd., yang juga merupakan anggota Tim Riset MoRA Kementerian Agama RI. Sinergi tersebut mempertemukan dunia akademik, lembaga pendidikan pesantren, dan praktik pertanian berkelanjutan dalam satu ekosistem yang saling mendukung untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Pelaksanaan riset juga melibatkan tim multidisiplin yang terdiri atas dosen, peneliti, praktisi, serta mahasiswa dari berbagai institusi. Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Sekolah Alam Sultan Sehat, Universitas Budi Luhur, dan BINUS University. Melalui kolaborasi tersebut, penelitian diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga model pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan secara luas.
WhatsApp-Image-2026-05-23-at-08.51.27-420x560.jpeg

Ke depan, model budidaya cabai berbasis pesantren ini direncanakan untuk direplikasi di berbagai pondok pesantren, kelompok tani, serta lahan produktif lainnya. Prof. Abdul Aziz berharap hasil penelitian ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berbasis riset. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa perguruan tinggi dapat berperan aktif menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas